Rabu, 05 Juni 2013

pengalaman bergabung diNusaresearch

Pengalaman bergabung di NusaResearch

Awal mulanya saya mengetahui nusaresearch ini dari searching google mengenai acktivasi Microsoft Office 2013.Saat membuka halaman alamat aktivasi MS Office ada banner tentang NusaResearch  maka saya langsung masuk ke halaman Nusaresearch dan didalam halaman Nusarearch ini mengisi data yang sudah disediakan dan langsung bergabung dinusaresearch karena saya tertarik bidang market riset apalagi Nusaresearch dilakukan secara online dan gratis. Setelah mengisi biodata yang disediakan saya langsung mendapat 40 point.Hal ini membuat saya menjadi semangat untuk terus mengikuti survey yang dilakukan oleh Nusaresearch.

Untuk Mendapatkan Point yang lebih banyak maka saya mencoba mengundang rekan saya.Yang pertama Sobri effendy dan beberapa mahasiswa dikampus yang saya undang.saya mencoba menawarkan kepada mereka untuk bergabung kehal-hal yang positif seperti Nusaresearch ini.
Saat ini saya baru mendapat point sebanyak 83.Tetapi saya mencoba lagi untuk mendapatkan point yang lebih banyak lagi.untuk mendapat point yang lebih banyak yang saya lakukan melalui mengundang teman lewat email teman saya. Yang Kedua Melalui membuat survey  sendiri dan masih banyak lagi dari NusaResearch ini.Disamping itu saya juga lomba review blog siapa tau memperoleh keberuntungan dengan memenangkan salah satu hadiah seperti yang ditawarkan di nusaresearch ini.


Kamis, 16 Agustus 2012

Belajar tentang Kesabaran


Anda ingin sabar? Belajarlah dari petani. Mereka menyiapkan tanah, membongkar, membersihkan; memilih benih, menanam, mengairi, menambahkan pupuk seperlunya, lalu menanti dan menanti.
Setiap pagi dan sore, ia datang membungkuk, melihat cermat, memperhatikan, tunas-tunas hijau lembut menembus gundukan tanah. Ketika mulai tumbuh, mereka menyiasati datangnya hama, entah kawanan tikus, belalang atau unggas, entah himpitan rumput dan semak ilalang. Terkadang mereka bersenandungriang dan dengan jemarinya yang keras kasar, membelai lembut tunas-tunas hidup yang baru. Yesus, sang anak tukang kayu, memahami kesabaran seorang petani, dan keberhasilan dari benih-benih baik yang berasal dari Allah, serta pertumbuhannya yang akan indah pada waktunya. Kerajaan Allah, kebaikan danpersaudaraan sejati, akan tumbuh, bermula dari benih taburan Allah, makin besar dan kokoh dan terbuka untuk segala lapisan umat manusia.
Saudara-saudariku, cukupkah kita bersabar dan yakin akan benih kebaikan yang Allah taburkan dan ikut pelihara dalam hidup, dalam tugas, dalam misi kita? Mudahkah kita putus asa dan menyerah dalam membangun rumah tangga tangga, komunitas dan paroki? Apakah kita memaksakan kekerasan? Cukupkah kita mengandalkan Allah dan memohonkan Roh KudusNya untuk inspirasi dan tuntunan?

http://www.renunganhariankatolik.com